Pada postingan kedua ini, saya masih akan bercerita seputar food photography, ya karena itu memang bidang favorit saya. Foto di atas merupakan foto coffee cake dimana saya menambahkan tangan yang sedang mengambil potongan kue tersebut untuk memunculkan kesan ‘yummy, kue ini enak banget dan gua mau buru-buru makan’. Entah konsep ini sampai kepada anda atau tidak, itu andalah sebagai viewer yang menilai.haha

Konsep dinamis mulai sering dipakai oleh food photographer karena memberikan kesan yang tidak kaku dan lebih hidup. Ya sebagai contohnya adalah foto di atas. Kalo kita bandingkan, foto yang menampilkan coffee cake-nya saja lebih berkesan tenang, kalem, dan texture kue-nya lah yang menonjol. Tapi berbeda dengan foto yang ada jari tangannya. Kesan dinamisnya begitu kuat dan tidak membosankan. Dorongan bagi para viewer untuk ikut mencicipi kue tersebut menjadi lebih kuat.

Nah, pertanyaannnya adalah jika diantara kedua foto tersebut anda disuruh memilih untuk dijadikan iklan, kira2 anda akan memilih mana?

Kalo saya jelas, foto utamanya adalah foto yang pertama, dan foto sekundernya baru foto yang kedua. Semuanya kembali kepada kesan dan kesan. Saya belum menemukan kata yang lebih baik daripada kata kesan, kalo anda punya kata yang lebih baik tolong share ke saya ya. Haha

Oke, jadi terutama untuk food photography yang biasanya menonjolkan styling makanannya, cobalah sedikit out of the box untuk  memanfaatkan bagian tubuh anda…seperti jari, mulut, atau apapun yang penting nyambung. Jangan takut untuk bereksperimen. Semakin banyak anda bereksperimen maka semakin banyak anda akan gagal, dengan begitu semakin besar lagi ilmu baru yang akan anda dapatkan.

Thank you and Happy Shooting :)

Salam,

Vresco Studio